Pelayanan Bidang Bedah Ortopedi melalui orthopedic clinic Surabaya sudah menjadi salah satu back bone sejak awal RS Premier Surabaya beroperasi, dan menjadi unggulan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan
Klinik ini dibentuk atas kerjasama antara RS Premier Surabaya dengan Surabaya Neuroscience Institute (SNeI) untuk memberikan pelayanan pada pasien dengan Tumor Otak dan Kelainan Hormon yang komprehensif
Sesuai dengan positioningnya sebagai Acute Emergency Surgery Hospital, RS Premier Surabaya sangat sadar bahwa hal tersebut dapat terjadi apabila ditunjang penuh oleh pelayanan yang kuat dan andal di bidang Intensive Care
RS Premier Surabaya memiliki fasilitas pelayanan jantung terpadu dengan dokter jantung terbaik Surabaya yang akan memberikan penanganan untuk penyakit jantung dan bedah jantung, sejak konsultasi awal hingga pengobatan
RS Premier Surabaya menyediakan unit khusus yang ditujukan untuk menangani pasien stroke dengan pengobatan secara komprehensif untuk mendapatkan hasil terbaik
+62 859-3135-3197
Call Center - 1500908
Buat Jadwal Janji Temu
+62 81222309911
Selama puasa, hanya bisa minum air putih, teh, atau kopi hitam tanpa gula/susu/krimer.
untuk membantu mencegah dan menangani sarkopenia adalah memenuhi kebutuhan gizi lansia dengan tepat
Banyak orang tak sadar bahwa obesitas membuat jantung harus bekerja dua kali lebih keras setiap detik!
Kenali influenza, mulai dari gejala, cara penularan, kelompok yang berisiko, hingga langkah pencegahannya
Ibarat menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, vaksin bukan untuk mengobati penyakit, melainkan memberikan perlindungan apabila suatu saat risiko itu datang.
BAB berdarah berulang bukan hanya soal rasa tidak nyaman. Bisa jadi sinyal serius yang tubuh coba tunjukkan kepada Anda.
Wasir memang penyebab sering BAB berdarah. Tapi jangan buru-buru menyalahkan wasir!
Luka kecil di usus besar juga bisa jadi penyebab serius. Kalau dibiarkan, risikonya makin berat seiring waktu.
Berbeda dengan diare biasa, kolitis ulseratif bisa menyebabkan BAB berdarah, nyeri perut hebat, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Obesitas bukan lagi sekadar "pemicu". Obesitas sudah jadi bagian dari penyebab utama GERD menetap yang sulit disembuhkan hanya dengan obat.
Salah satu penyebabnya adalah kolitis ulseratif, yaitu peradangan kronis pada lapisan dalam usus besar dan rektum.
Penyakit ini membutuhkan penanganan serius karena dapat menyebabkan dampak jangka panjang.