Mengapa BAB Berdarah Bisa Terjadi Berulang Bertahun-tahun

28 Juni 2026 3 min read

Oleh: dr. Hadi Winoto, Sp.B-KBD

Melihat darah di feses pasti bikin panik. Refleks pertama banyak orang: ini pasti wasir. Padahal ada penyakit usus yang bisa bikin darah muncul berulang selama bertahun-tahun. Namanya kolitis ulseratif.

Jangan remehkan darah di feses. Luka kecil di usus besar juga bisa jadi penyebab serius. Kalau dibiarkan, risikonya makin berat seiring waktu.

Usus yang Selalu Meradang

Pada kolitis ulseratif, sistem imun tubuh keliru menyerang lapisan usus besar. Serangan ini menyebabkan peradangan kronis. Peradangan kronis bikin dinding usus jadi rapuh, mudah luka, dan sering berdarah. Usus yang sehat jadi terus terluka. Bayangkan usus seperti pipa air. Kalau dinding pipanya terus terkikis, lama-lama bocor terus. Begitu juga usus yang meradang.

Luka yang Tak Pernah Sembuh Sempurna

Luka di usus sering kebuka lagi karena peradangan. Saat feses lewat, luka pecah lalu perdarahan berulang.

Analoginya seperti luka di kulit yang selalu tergores ulang setiap hari. Setiap mau sembuh, kena gesek lagi. Makanya penyembuhannya sulit dan darahnya keluar terus. Luka kecil ini disebut ulserasi. Walau ukurannya kecil, jumlahnya bisa banyak dan menyebar di seluruh usus besar. Itu sebabnya perdarahannya tidak berhenti.

Datang dan Pergi Seperti Roller Coaster

Kolitis ulseratif punya pola khas. Ada fase remisi saat peradangan tidur dan luka sembuh. Saat remisi, BAB normal, tidak ada darah, pasien merasa sehat. Ada juga fase flare atau kambuh saat peradangan aktif lagi. Luka baru muncul dan darah muncul lagi di feses. Gejala diare, nyeri perut, dan lemas kembali.

Siklus datang dan pergi ini bikin pasien capek secara fisik dan mental. Penyakit ini seperti roller coaster. Hari ini baik-baik saja, besok bisa kambuh lagi.

Usus yang Rapuh Gampang Berdarah

Peradangan kronis bikin dinding usus besar jadi tipis dan rapuh. Lapisan pelindung menipis. Pembuluh darah kecil di bawahnya jadi tidak terlindungi. Kondisi ini membuat usus sangat sensitif. Tekanan normal dari feses lunak saja cukup membuat pembuluh darah pecah.

Makanya BAB berdarah bisa terjadi walau feses tidak keras. Peradangan membuat usus jadi sangat rapuh. Sedikit gesekan saja sudah cukup bikin luka berdarah.

Kenapa Darah Bercampur dengan Feses

Posisi luka menentukan ciri darah yang keluar. Karena ulserasi ada di usus besar, darah keluar jauh sebelum mencapai anus. Selama bergerak ke anus, darah bercampur dengan feses dan lendir. Lendir diproduksi usus untuk melindungi diri dari luka yang terbuka.

Hasilnya, saat BAB warna kotoran bisa merah bercampur, merah gelap, atau seperti lendir berwarna merah. Ciri ini berbeda dengan wasir yang darahnya merah segar dan keluar setelah BAB selesai.

Dipicu Banyak Hal: Kambuh Bisa Karena Hal Kecil

Kolitis ulseratif bisa kambuh karena berbagai pemicu. Stres berat, pola makan tertentu, atau infeksi bisa memicu flare. Pemicu yang kelihatannya kecil bisa jadi masalah besar. Begitu peradangan aktif, luka di usus terbuka lagi. Akibatnya perdarahan terus berulang.

Makanya pasien kolitis harus jaga pola hidup, hindari pemicu pribadi, dan rutin kontrol ke dokter. Konsisten minum obat itu kunci biar tetap di fase remisi.

Risiko Bertambah Seiring Waktu

Perdarahan berulang bukan hanya menyusahkan sehari-hari. Dalam jangka panjang, peradangan kronis bisa meningkatkan risiko komplikasi serius termasuk kanker usus. Semakin lama dibiarkan, semakin berbahaya. Komplikasi lain yang sering muncul adalah anemia kronis. Darah keluar terus membuat tubuh kekurangan zat besi dan sel darah merah.

Jangan Menunda Periksa

Jika BAB berdarah terjadi berulang, jangan tunggu lama. Pemeriksaan seperti kolonoskopi bisa memastikan penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Lewat kolonoskopi, dokter bisa lihat langsung kondisi usus besar. Ada luka, peradangan, atau polip, semua akan kelihatan jelas. Dokter juga bisa ambil sampel jaringan untuk biopsi. Dari hasil itu dokter bisa tentukan obat yang paling cocok. Obat anti peradangan, imunosupresan, atau biologis disesuaikan tingkat keparahan.

Sayangi Usus Anda Mulai Sekarang

Usus bekerja 24 jam untuk mencerna makanan Anda. Tapi sering dilupakan sampai muncul keluhan berdarah. Sayangi usus Anda dengan cara sederhana. Perhatikan setiap kali BAB, catat kalau ada darah atau lendir, jaga pola makan, kelola stres, cukup istirahat.

Kalau kamu atau orang terdekat mengalami BAB berdarah berulang, darah bercampur lendir, diare lebih dari empat kali sehari, nyeri perut kram, berat badan turun tanpa sebab, segera buat janji ke dokter spesialis bedah digestif
 

Hubungi Kami

Untuk informasi & buat janji temu Dokter

Tags
dr. Hadi Winoto, Sp.B-KBD
Bedah Digestif Lihat jadwal
Loading data...