+62 859-3135-3197
Mengapa Kolitis Ulseratif Bisa Jadi Alarm untuk Penyakit Lebih Serius?
Oleh: dr. Hadi Winoto, Sp.B-KBD

BAB berdarah berulang bukan hanya soal rasa tidak nyaman. Bisa jadi sinyal serius yang tubuh coba tunjukkan kepada Anda. Jangan abaikan alarm tubuh Anda. Kolitis ulseratif sering disalahpahami sebagai masalah ringan. Padahal ini peringatan dini dari usus bahwa ada yang salah dan butuh penanganan medis.
Usus yang Selalu Meradang
Kolitis ulseratif membuat lapisan dalam usus besar terus meradang. Peradangan ini tidak berhenti sendiri. Luka di dalamnya tidak bisa sembuh total tanpa penanganan medis. Peradangan kronis bukan hal sepele. Bayangkan dinding usus seperti kulit yang terus digesek setiap hari. Kalau tidak diobati, lukanya akan makin dalam dan luas.
Luka Kecil, Dampak Besar
Sama seperti luka di kulit, luka kecil di usus bisa berdarah. Bedanya, darah bercampur feses dan berlangsung berulang kali.
Luka dalam usus = tanda bahaya tersembunyi. Anda tidak bisa lihat langsung lukanya, tapi darah di feses adalah bukti kalau dinding usus sudah rusak.
Bukan Hanya Wasir Biasa
Banyak orang salah kaprah, semua BAB berdarah dianggap wasir. Padahal kolitis ulseratif punya ciri berbeda, lebih berbahaya.
Bedakan wasir dengan kolitis ulseratif. Wasir darahnya merah segar dan menetes. Kolitis ulseratif darahnya bercampur lendir dan feses, sering disertai diare dan nyeri perut.
Naik-Turun Seperti Roller Coaster
Kolitis ulseratif punya pola khas: bisa tenang lalu kambuh lagi. Saat remisi, tidak ada darah dan BAB normal. Saat flare, darah dan diare muncul lagi. Jangan tunggu kambuh untuk bertindak. Menunda pengobatan berarti memberi waktu bagi usus untuk rusak lebih parah.
Penyakit Kronis, Risiko Bertambah
Semakin lama kolitis ulseratif tidak terkontrol, risiko komplikasi akan semakin tinggi. Termasuk risiko kanker usus besar. Waktu bukan sekutu bila penyakit dibiarkan. Setiap tahun peradangan aktif, lapisan usus makin menipis dan rapuh. Ini membuat usus rentan terhadap komplikasi serius.
Kolitis ulseratif bukan penyakit sementara. Ini kondisi jangka panjang yang butuh kontrol rutin agar risiko komplikasi bisa ditekan. Jangan tunggu komplikasi datang. Deteksi dan kontrol peradangan sejak dini adalah cara terbaik untuk menurunkan risiko kanker di masa depan.
Kalau BAB berdarah sudah berulang, segera konsultasi. Pemeriksaan hari ini bisa menyelamatkan usus Anda bertahun-tahun ke depan.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
| Loading data... |
|---|


